Dairi

Bak Penampungan Air Terlantar di Pegagan Julu II, Kades: Kenapa Rupanya?

Dairibaru.com, Sumbul Pegagan – Pekerjaan bak penampungan air yang berada di Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi bersumber dari dana desa TA 2018, terlantar dan tak pernah berfungsi. Pembangunan tersebut terlantar pekerjaannya karena sejak tahun 2018 sampai sekarang, pipa tidak pernah tersambung ke sumber air yang sudah ditetapkan di RAB pekerjaan.

Agus Sitanggang salah seorang warga desa menjelaskan, sejak bak penampungan dibangun, pekerjaannya tidak pernah tuntas (terlantar), dan pipa air tidak pernah tersambung ke sumber air.

Kondisi Bak Penampungan Air bersumber ADD 2018 di Desa Pegagan Julu II, Sumbul. Foto (BS)

“Bagaimana mau difungsikan, pekerjaannya saja tidak pernah rampung, bak asal dibuat, sambungan pipa tidak pernah tersambung, padahal dananya dari ADD hingga ratusan juta,” beber Sitanggang sambil menunjukkan bak penampungan dan pipa air yang menggantung tanpa tersambung ke pipa sumber air, kepada Dairibaru.com, Kamis (7/1/2021).

Senada dengannya, Girsang, warga Pegagan Julu II, membenarkan kalau bak penampungan yang di bangun kades dengan dana ADD dengan nilai Rp 260 juta di tahun 2018 itu hingga sekarang tahun 2021, pekerjaan itu masih saja terlantar, bantu kami warga ini pak,” pintanya serius.

Pipa air msih tergantung tanpa tersambung ke saluran air. Foto (BS)

Pantas Manullang selaku Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa juga mengatakan, kalau dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pekerjaan di lapangan.

“Hanya namaku sajanya di berkas sebagai Ketua TPK, namun pada intinya saya tidak pernah dilibatkan kades,” bebernya.

Kepala Desa (Kades) Pegagan Julu II Hisar Matanari saat dihubungi lewat telepon, dengan sikap arogan dengan mengatakan, kenapa rupanya, sambil menjawab kalau mau naikkan berita, beritakan saja,” jawabnya melalui saluran telepon.

“Kenapa rupanya, kalau mau naikkan beritanya, beritakan saja,” jawabnya lantang dari telepon selularnya. (B-S)

To Top