Tokoh

Mensyukuri Hidup Lewat Warisan Buku

Tiga buku berseri Solusi Out Of The Box tulisan Vickner Sinaga. Foto (suaratapian.com)

Dairibaru.com, Jakarta – Ada ungkapan lama mengatakan, “semasa ada kesempatan beri yang terbaik.” Itu artinya jika masih ada jatah umur, secara hukum alam pertumbuhan fisiologis pasti terjadi dan perlu disyukuri dengan menggunakan kesempatan untuk kemaslahatan. Tujuannya tentu untuk menjadikan diri jadi pribadi yang taraf, berpikir maupun bertindak makin bijak.

Makin berumur seseorang sudah semestinya makin bijaksana dan orientasi memberi warisan bagi sesama. Mewariskan hal penting bagi kemaslahatan.

Paling tidak itulah yang dilakukan Vickner Sinaga, mantan Direktur Operasi Indonesia Timur PLN. Pria kelahiran Sidikalang, 5 Desember 1957, ayah lima anak dan empat cucu ini, paling tidak tiga tahun belakangan ini setiap merayakan ulang tahunnya melaunching buku baru.

Kali ini, merayakan ulang tahun ke-63, pada Selasa (8/12/20). Bertempat di Rarampa, Resto Manado, Mahakam, Jakarta Selatan.  Sebelum acara peluncuran buku digelar ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Janto Sihombing, M.Th.

Dalam renungan singkat, Pendeta Janto menyebut, bahwa orang yang memahami hidupnya adalah milik Tuhan akan dengan rendah hati mengatakan, bahwa tujuan hidupnya adalah Tuhan.

“Maka kita harus mempertanyakan kepadaNya dengan doa, apa maksudNya untuk menghadirkan kita di dunia ini? Tentu, untuk memahami ini perlu menanyakan langsung dengan Tuhan. Kita tak punya tujuan lain selain menjalankan tujuan Tuhan,” jelas Praeses HKI Daerah VII Pulau Jawa.

Janto juga mengatakan, tak mudah menjalankan, namun asal diri bersukacita, berdoa dan mengucap syukur senantiasa, sudah pasti bisa menjalaninya. “Sebab hidup yang benar adalah senantiasa mengucapkan syukur.” Di sela-sela ibadah, acara dihibur juga dengan cucu-cucunya dengan bernyanyi lagu-lagu rohani.

Selesai ibadah digelar launching buku, dan tentu mengikuti protokol kesehatan. Buku serial bertajuk Out of The Box yang ke-3, dengan judul, Aktual dan Kontekstual. Sebelumnya, seri kedua Solusi Out of The Box diberi tajuk Konsep dan Implementasi, seri pertama Solusi Out of The Box Orisinil dan Inspiratif.

Dihadiri Bupati Dairi

Sebelum launching, buku diberikan penerbit Jansen Sinamo ke penulis Vickner Sinaga. Jansen, guru etos yang berpengalaman lebih dari 30-an tahun menyampaikan ceramah, seminar, dan pelatihan di berbagai lembaga dan korporasi milik negara, yang juga pendiri Institut Dharma Mahardika memberi pengantar buku, menjelaskan, betapa pentingnya seseorang punya warisan buku.

“Menulis buku meninggalkan legacy yang tak lekang dimakan zaman. Buku ini dapat memberikan kemanfaatan bagi umat,” ujarnya.

Jansen juga bercerita, bagaimana dirinya menetapkan diri jadi penulis karena membaca artikel yang menyebutkan, bahwa warisan termahal umat manusia bukan peninggalan sejarah seperti canti, tetapi tulisan.

“Saya menetapkan diri jadi penulis karena membaca artikel yang menceritakan bahwa warisan termahal peradaban manusia adalah tulisan,” jelasnya sembari menyebut, tulisanlah yang bisa bertahan berabad-abad dan sangat bermanfaat untuk generasi selanjutnya.

Buku yang diterbitkan Dharma Mahardika ini juga tak dijual di toko buku konvensional. ini tentu melawan pakem, buku hanya dijual secara online melalui, bisa di www.8etos.com dan di tokopedia.

Hadir Bupati Dairi, Eddy Kelleng Ate Berutu. Pada kesempatan itu juga diminta memberikan sambutan singkat.

Eddy menyebut, justru dirinya banyak “mencuri ilmu” dari buku Vickner Sinaga menangani banyak kasus, termasuk pengalamannya menangani covid-19 di Kabupaten Dairi. Sejak awal terjadinya pandemi covid-19 pihaknya telah melakukan upaya penanganan covid-19 khususnya di Kabupaten Dairi dengan terus melakukan koordinasi dan arahan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi agar penanganan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Dairi berjalan dengan baik dan sinergi.

Kabupaten yang dipimpinnya dengan sigap “out of the box” melakukan persiapan yang terbilang lebih cepat. Di antaranya penyemprotan desinfektan, mendirikan pos pemeriksaan di area pintu masuk perbatasan Kabupaten Dairi, mendirikan rumah singgah, mendirikan pos desa dan kecamatan, membuat berbagai sosialisasi komunikasi publik berupa penerapan protokol kesehatan di berbagai tempat-tempat publik dan banyak hal lainnya, sampai saat ini di Dairi sendiri tak ada lagi kasus, orang yang terpapar covid-19.

Selain itu, dalam percepatan penanganan covid-19 yang dilakukan oleh Gugus Tugas Kabupaten Dairi tidak terlepas dari penerapan transparansi dan keterbukaan informasi publik, berbagai informasi telah disampaikan kepada masyarakat baik lewat media konvensional, dan juga media elektronik termasuk media sosial yang dapat dijangkau oleh masyarakat; diantaranya Facebook, Youtube, Instagram dan tabloid sehingga informasi yang didapat oleh publik utuh dan terhindar dari hoax.

Atas prestasi daerahnya, Menteri Keuangan memberikan tambahan anggaran sembilan milliar rupiah ke Kabupaten yang terdiri dari 15 kecamatan, dengan 145 kelurahan itu.

Buku Pemberi Solusi

Buku Solusi Out of The Box Konsep dan Implementasi sebagai seri terbaru memuat kombinasi antara pengalaman masa lalu dan di masa kini, serta tawaran berupa solusi alternatif untuk masa mendatang.

Buku yang ditulis berdasarkan berbagai pengalaman berharga dari perjalanan pengabdiannya selama berkarier di PLN dalam membangun kelistrikan di Indonesia, termasuk dari sisi manajerial yang dapat menjadi insight bagi para generasi penerus di PLN dalam mengabdikan diri, meneruskan perjuangan dan pelayanan di bidang ketenagalistrikan.

Dalam buku ini juga tercatat pengalamannya bagaimana bisa survival dari sakit karena salah makan obat, hingga sempat mau lumpuh. Namun syukur hal itu bisa tertangani dengan baik baik, dan dirinya bisa pulih kembali. Sebenarnya menulis buku ini juga awalnya hanya catatan ringan di Facebook guna melatih dan pemulihan, namun tak disangka menjadi warisan yang bermanfaat bagi banyak orang.

Sang penulis, Vickner Sinaga tercatat banyak prestasinya di PLN. Pengalamannya menangani masalah kelistrikan di Indonesia Bagian Timur, wilayah yang dulu jauh tertinggal jika dibandingkan wilayah lainnya. Sejak bergabung dengan PT PLN (Persero) pada 1982, dia selalu menangani proyek berat penuh tantangan.

Dia juga menjadi Ketua Tim Krisis Sumatera Utara, membangun jaringan tegangan tinggi. Baginya, apa pun tantangannya, pasti ada jalan keluar, tak mau menyerah. Dia selalu memegang moto yang terus memotivasinya: melayani lebih sungguh.

Kondisi yang sulit, justru membuatnya semakin kreatif, membuat gebrakan untuk memperbanyak jumlah rakyat Indonesia Timur yang menikmati listrik. Dirinya juga yang mencetuskan ide penyambungan listrik melalui PLTS Mandiri, tanpa perlu membangun jaringan setrum yang panjang, dia bisa memastikan rakyat Indonesia Timur bisa menikmati listrik dengan membagikan seperangkat lampu superekstra hemat energi.

Tak hanya disitu, dia juga membuat gebrakan lain, membuat landmark yang berhasil menjadikan Wamena sebagai kabupaten pertama yang seluruh listriknya menggunakan skema prabayar. Begitu pula dengan Pulau Maitara yang dikenal sebagai pulau pertama dengan seluruh pelanggan listrik prabayar. Tentu, untuk menjalankan tugasnya melayani Indonesia Timur dirinya totalitas bekerja hingga harus melewatkan akhir pekannya tetap bekerja kisah Direktur Operasi Indonesia Timur PLN ini. (Hojot Marluga)

To Top