Pendidikan

Tak Becus Pimpin Sekolah, Seluruh Guru di SDN Batangari Desak Disdik Turunkan Jabatan Kasek

Plang Papan Nama SDN Batangari. Foto (BS)

Dairibaru.com, Sumbul – Esti Sinurat Kepala Sekolah (Kasek) SDN 030336 Batangari, Kecamatan Sumbul Pegagan, Kabupaten Dairi diadukan guru-gurunya ke Bupati Dairi lewat Disdik Dairi, Selasa (13/07/2020).

Hal itu dibenarkan RB, salah seorang guru PNS di SDN Batangari ketika ditemui media ini di ruang guru SDN Batanghari Sumbul, baru baru ini.

Dijelaskan RB, sudah dua tahun Esti Sinurat menjadi Kasek SDN Batanghari, akan tetapi mereka mayoritas guru tidak bisa melihat dan merasakan Esti berperilaku sebagai seorang kasek yang selalu siap di sekolah dan bisa merangkul mereka.

“Sejak tahun 2018, Esti Kepala sekolah kami, akan tetapi entah kenapa ibu itu tidak pernah mampu merangkul kami untuk bisa bekerja sama mendidik seratusan siswa kami, datang suka suka, dana BOS tidak pernah terbuka diberitahu ke kami penggunaannya,” beber RB yang terlihat santai menjawab semua konfirmasi Dairibaru.com.

Disebutkannya, pihaknya pada 17 Juli 2020 lalu, saat awal masuk ajaran baru, Esti tidak mendatangi sekolah dan karena tetap tidak menunjukkan sikap sebagai seorang Kasek, akhirnya mereka beramai-ramai mendatangi Disdik dan meminta kepada Bupati Dairi untuk mencopot Esti jadi Kasek di SDN Batanghari dan tertanggal 4 Agustus 2020, surat pernyataan 7 orang guru dari sekolah itu sudah  disampaikan kepada Bupati Dairi dengan isi, seorang kepala sekolah bernama Esti Sinurat tidak mampu jadi panutan mereka dan memperlihatkan ketidakbersamaan dalam mendidik siswa siswi mereka.

“Kami semua berharap Bupati Dairi Eddy Berutu fokus dan peduli dengan nasib sekolah SDN 030336 Batangari Sumbul Pegagan, kami ingin nyaman bekerja dan mendidik siswa kami dengan memperlihatkan sikap peduli, sikap kebersamaan di antara guru, kasek, honorer, komite dalam memberi pengetahuan ilmu dan akhlak yang berkarakter terdidik dan bertanggung jawab,” tegas RB lagi.

Ke tujuh guru tadi yang mencantumkan tanda tangan pengaduannya kepada Bupati Dairi yakni Ramot Bintang, Murni Silaban, Budi Matanari, Maruba Simbolon, dan Dewi Sitorus  masing masing guru kelas Roida Naibaho dan Eva Noviana Naibaho merupakan Guru Agama Kristen. Surat yang ditandatangani ke tujuh guru itu tertanggal 4 Agustus 2020 yang memuat masalah dalam pengelolaan sekolah.

Isi surat tersebut menerangkan bahwa Kasek SD 030336 atas nama Esti Sinurat, sejak dilantik sangat jarang masuk sekolah, tidak memenuhi kebutuhan pokok sekolah seperti buku, ATK mobiler, kertas printer laptop, dan lain-lain.

Juga, ruang belajar sama sekali tidak terkunci karena tidak ada kunci, toilet yang dibangun 2019 tidak difungsikan, tidak pernah berkordinasi dengan guru-guru, tidak menerapkan aturan disiplin sekolah berupa jam masuk dan keluar, penggunaan dana BOS tidak pernah melibatkan guru serta sejumlah pelanggaran lainnya apalagi di masa pandemi ini, Kasek Esti sama sekali tidak ada komunikasi dengan guru untuk saling mendukung dalam mencerdaskan siswa.

Di hari yang sama, Dairibaru.com mendatangi di rumahnya di Desa Batangari. Samosir suami Esti mengatakan kalau Kasek dan operator sekolah sedang menuju Disdik. Media pun langsung menghubungi Esti ke telepon selularnya, dan di akhir pembicaraan, Esti menolak bertemu Dairibaru.com dan mengatakan situasi kesehatannya sekarang ini sedang memburuk (muntah darah).

Merespon jawaban Esti, media ini minta izin lewat Kabid SD E Panggabean untuk memanggilnya akan tetapi Esti saat menerima panggilan Disdik membantah dirinya sudah berjanji dengan media ini.

E Panggabean seizin Kadis Pendidikan (Purba), saat ditemui di ruangannya memberitahu, pada intinya mereka yang ada di Disdik sudah menerima kehadiran guru-guru SDN Batangari dan Kadispun langsung merespon dengan memdatangi SD 030336 Batanghari.

“Bantu menunggu tindakan yang pantas dari dinas atas keputusan pak Bupati kepada kasek Esti Sinurat ya ibu. Sudah di handle dan pastinya kita respon dengan guru-guru itu, respon dengan berita temuan rekan jurnalis,” papar Panggabean.

Panggabean melanjutkan, “Untuk lebih detailnya, silahkan langsung dengan pak Kadis,” lanjut Panggabean sembari mempersilahkan Dairibaru.com untuk menerangkan apa saja temuan di sekolah SDN Batanghari.

J Purba Kadis Pendidikan Kabupaten Dairi saat di temui Dairibaru.com di ruangannya, menjelaskan, kalau pengaduan guru-guru SDN Batanghari sudah ditanggapi dengan mendatangi sekolah dan berjumpa dengan Kasek Esti Sinurat, dan kita tunggu saja ke depan,” sebutnya.

Sementara itu, Esti Sinurat hingga berita ini dimuat tetap tidak bersedia dikonfirmasi awak media, bahkan putri kandung Esti sendiri dengan lancang menanyakan surat tugas salah seorang jurnalis yang bertemu dengan ibunya tanpa sengaja di kantor Disdik Dairi pada Senin (12/10/2020). (B-S)

To Top