Pendidikan

Kasek SDN Matanari Tigalingga Ditegur dan Segera Dikenakan Peraturan Disiplin ASN

Kondisi perpustakaan di SDN Matanari Tigalingga. Foto (DB)

Dairibaru.com, Tigalingga – ASA, Kepala Sekolah (Kasek) SD Negeri 034789 Matanari sudah kami tegur dan segera akan dikenakan sanksi pelanggaran disiplin ASN.

Demikian disampaikan W Purba Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi saat dikonfirmasi di ruangannya, Selasa (8/9).

Mendapat sanksi untuk tindakan pelanggaran yang dilakukannya terkait kegiatan tambahan sebagai kepala sekolah di SDN Matanari menjadi ending hasil kinerjanya selama ini.

W Purba menyebutkan teguran dan sanksi yang dikenakan kepada ASA diberikan terkait ditemukannya kinerja oknum kepsek ini tidak sesuai dengan harapan dunia pendidikan bagi seorang tenaga pendidik yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah.

“Kepala sekolah sudah kami datangi di sekolahnya, cek dan ricek perjalanan kinerjanya dan melihat langsung fakta sikon ASA di dalam menjalankan tugas tambahan sebagai kepala sekolah di SDN Matanari baru-baru ini,” beber Purba.

Fakta yang diinfokan melalui pemberitaan Dairibaru.com juga menjadi salah satu titik kunjungan kerja kami sebagai kepala dinas dalam memantau dan mengawasi semua tenaga pendidik, guru, honor dan bapak ibu yang dipercayakan mendapat tugas tambahan jadi kepala sekolah, demikian disampaikan W Purba sembari mengucapkan terimakasih kepada Dairibaru.com.

Purba melanjutkan, selain berpedoman pada Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015, pemberian sanksi juga merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

“Karena ASA seorang ASN maka di sana kami berpedoman di PP 53, jadi aturannya sudah jelas semua,” sambungnya.

Terpisah sebelumnya E Panggabean Kabid SD atas seizin Kadis Pendidikan juga menjelaskan ASA dalam laporan kinerjanya, dan salah satunya pertanggungjawapan pengelolaan dana BOS selama empat belas tahun selalu terlaporkan dengan bentuk berkas bertanda tangan lengkap semua unsur pengelola BOS.

“Biasalah ibu, laporan tertulis hampir semua kepala sekolah selalu beresnya itu, akan tetapi peran serta media dn LSM juga masyarakat sebagai kontrol sosial juga menjadi masukan kepada dinas dan menjadi pertimbangan untuk menelusuri dan menyesuaikan antara laporan tertulis dari penanggungjawab dan lisan juga berita akurat lewat mitra kami jurnalis dn LSM,” katanya.

“244 SDN se-Kabupaten Dairi, ditambah SD Swasta sebanyak 15, plus 37 SMPN dan  25 SMP Swasta merupakan tubuh dan jiwa dinas pendidikan dalam mencerdaskan anak anak Dairi dan semuanya itu tidak bisa kami pantau sendiri, jadi terimakasih bapak ibu rekan media, yang konsen berlapangan dan semua investigasi media juga menjadi salah satu mata dan telinga kami untuk tahu lebih banyak lagi situasi dunia pendidikan kita,” tambah Panggabean sambil menunjukkan kliping berita Dairibaru.com yang menginformasikan ASA oknum kepsek SDN Matanari.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya media ini sudah menginformasikan temuan di seputar kegiatan oknum Kasek ASA lebih dari 14 tahun diduga telah menguasai pengelolaan dana BOS yang diperuntukkan bagi sekolah yang dipimpinnya. (B-S)

To Top