Dairi

Petani Mengeluh, Harga Jagung Anjlok lagi di Tigalingga

Petani di tiga kecamatan di Dairi mengeluhkan anjloknya harga jagung. Foto (Simon)

Tigalingga, Dairibaru.com – Petani jagung di Kabupaten Dairi khususnya di Kecamatan Tigalingga, Gunung Sitember dan Tanah Pinem mengeluh. Pasalnya harga jagung di daerah tersebut anjlok.

Harga jagung yang biasanya Rp 4.000 per kilo, saat musin sekarang menjadi Rp 2.800.

Seorang petani, R Sembiring di Tigalingga mengatakan kalau para petani di daerahnya terus merugi karena anjloknya harga jagung.

“Kalau harga jagung terus begini, kami petani nantinya bisa bertambah miskin dan sengsara,” pungkasnya kepada Simon dari media online Dairibaru.com, Kamis (9/7/2020).

Apalagi, sambung R Sembiring, sebagian petani ada yang menyewa lahan untuk bercocok tanam jagung membuat mereka rugi besar.

R Sembiring serta petani lainnya berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi persoalan harga jagung ini. Selain harga jagung yang anjlok, petani juga mengeluhkan pupuk subsidi yang sulit mereka dapatkan di kios-kios terdekat. Kalau pun ada, harganya selangit.

“Kalau sudah begini, kami hanya bisa berdiam diri saja,” pungkas R Sembiring pasrah. (Simon)

To Top